Minggu, 03 November 2013

RAM Expander, Manfaatkan SD Card Untuk Menambah Kapasitas Ram Secara Virtual Android

Avatar bagaskara
RAM pada perangkat Android memang memiliki berbagai ukuran. Biasanya pengguna Android dengan kapasitas RAM yang tidak banyak sering mengeluhkan tentang banyak game bagus yang ngelag. Banyak pula keluhan tentang multitaskingnya yang berjalan lambat. Kini dengan Ram Expander dari sebuah developer bernama Roehsoft, hal ini bisa diatasi.
RAM Expander_pic1
Roehsoft RAM expander merupakan sebuah aplikasi yang mampu membuat sebuah kapasitas virtual RAM pada perangkat Android Anda. Biasanya virtual RAM ini ada pada SD Card yang kita gunakan. Virtual RAM ini dapat dibuat dengan cara mengadakan sebuah partisi baru di SD Card yang memang khusus dibuat untuk virtual RAM. Partisi baru ini dinamakan swap partition.
Untuk Linux, kita bisa membuat pastisi swap yang gunanya sebagai virtual RAM. Jadi tidak sama dengan windows. Aplikasi RAM Expander ini mampu untuk mendeteksi perangkat yang Anda gunakan, apakah bisa menggunakan RAM expander ini, bahkan berapa besar partisi swap yang direkomendasikan.
RAM Expander_pic2
Sayangnya, tidak semua perangkat Android didukung oleh aplikasi ini. Sebelum mendownload aplikasi RAM Expander ini, ada baiknya Anda mengecek compatibility-nya terlebih dahulu lewat aplikasi tambahan yang bernama MemoryInfo & Swapfile Check yang sama-sama dikeluarkan oleh Roehsoft. Aplikasi checker ini dilepas gratis di Google Play dan berukuran sebesar 225 KB.
RAM Expander_pic3
Jika aplikasi MemoryInfo & Swapfile Check ini menyebutkan bahwa perangkat Anda cocok dengan aplikasi RAM Expandernya, Anda bisa mengunduh aplikasi tersebut untuk mulai memproses perangkat Android Anda. Jika sudah terproses, Android Anda pasti akan bekerja lebih cepat, tidak ngelag, dan dapat bekerja seperti layaknya perangkat lain yang memiliki RAM lebih besar.
RAM Expander ini dilepas di Google Play dengan harga US$ 8.95 dan memiliki ukuran sebesar 321 KB. Mahal sekali, memang, tapi manfaatnya pasti akan membuat Anda puas.

Sabtu, 02 November 2013

Cara Upgrade atau Flash Ponsel Android dengan CPU MTK



Berikut ini panduan Cara Upgrade atau Flash Ponsel Android dengan CPU MTK yang saya dapat dari komunitas forum android.

Peralatan :
Kabel Data USB 
Driver MediaTek USB VCOM
SP Flash Tool

Cara Flash ROM Android :
  • Instal driver MediaTek USB VCOM 
  • Buka SP Flash Tool, kemudian klik tombol Scatter-loading , browse file txt, untuk memasukan file firmware nya, Misalnya :  MT6575_Android_scatter_emmc.txt atau MT6577_Android_scatter_emmc.txt
  • Matikan ponsel, cabut dan pasang lagi batre
  • Pada SP Flash Tool Klik tombol Download (bisa juga klik Firmware_Upgrade) dan siap-siap colok ponsel ke PC dengan kabel USB, Proses akan dimulai dan progress bar merah akan muncul, Setelah progress bar merah selesai, akan muncul sebuah progress bar ungu.
  • Setelah progress bar ungu selesai, akan muncul pesan di bawahnya:
"Silakan masukkan kabel USB x detik" (Please insert USB cable in x seconds) dan kemudian download akan mulai segera, pada proses ini Anda akan melihat bar warna kuning 
  • Proses Flash selesai ditandai dengan muncul popup lingkaran hijau dengan tulisan "Download OK"


Jika anda hanya ingin flash salah satu item misalnya Recovery Only, anda bisa unchek beberapa file lainnya lalu chek hanya file Recovery, Proses flashing sama seperti step-step diatas, namun saat memulai proses akan ada peringatan karena tidak full flash, lalu tekan Yes untuk melanjutkan.
Pada proses flash seperti ini, yang harus diperhatikan bahwa File Preloder harus tetap ada dalam satu folder dengan file yang akan di flash.

Download Flash Ponsel Android CPU MTK
Driver MediaTek USB VCOM
SP Flash Tool V3 


Read more: http://zona-cyber-man.blogspot.com/2013/07/cara-upgrade-atau-flash-ponsel-android.html#ixzz2jYlskyRb

Cara dan Panduan Flashing Custom ROM Android

Do with your own risk! Risiko apapun terhadap Android anda adalah tanggung jawab anda. 

Prasyarat Sebelum Flashing ROM


Agar anda dapat melakukan flashing ROM pada perangkat Android, maka ada beberapa hal yang diperlukan:
1.) Perangkat Android sudah memiliki custom recovery. Misalnya ClockwordMod (CWM), dll. Ingat, bukan recovery bawaan handphone!
2.) Custom ROM yang akan di-flashing memang ditujukan untuk tipe/jenis handphone Android anda. Jangan pernah mencoba melakukan flashing ROM pada tipe handphone, apalagi merek handphone yang berbeda. Perangkat Android anda mungkin akan mengalami softbrick, atau bahkan hardbrick.
3.) Memiliki SD Card (Micro SD) eksternal untuk menampung file ROM.


Cara Flashing ROM Android


Untuk melakukan flashing ROM pada Android anda, ikuti langkah berikut:
1.) Dapatkan ROM pilihan anda. Banyak sumber di internet yang bisa membantu anda mendapatkan file custom ROM yang tepat. Salah satu yang paling populer ialah dihttp://forum.xda-developers.com/.
2.) Setelah anda selesai download ROM tersebut, simpan file ROM ke dalam SD Card anda. Biasanya file ROM ini berbentuk .zip.
3.) Matikan handphone anda, masuk ke Recovery. Cara untuk masuk ke recovery ini berbeda untuk tiap handphone Android. Jika anda tidak tahu caranya, silahkan cari tutorialnya di internet atau sumber lainnya.
4.) Setelah anda sudah masuk ke Recovery, silahkan pilih opsi untuk menghapus file-file yang ada di handphone anda. Sangat disarankan untuk terlebih dahulu membackup data anda. Pilih Wipe Data/Facory Reset. Kemudian Wipe Dalvik Cache. Format /System. Pastikan bahwa file-file di Android telah terhapus. Namun jangan sampai anda memformat ulang SD Card anda yang berisi file ROM tersebut.
5. ) Setelah Android dibersihkan, pilih menu ‘Flash Zip from SD Card’, menu selanjutnya bisa berbeda-beda tiap tipe. Biasanya akan dihadapkan pada pilihan ‘Choose Zip from SD Card’, atau ’Choose Zip from External SD Card’. Karena anda menaruh file ROM pada external SD Card, pilih menu yang kedua tersebut.
6.) Pilih file ROM .zip anda yang akan di-flashing.
7.) Confirm untuk melakukan flashing.
8.) Jika tidak terdapat pesan eror pada saat melakukan instalasi, Reboot Android anda.
9.) Silahkan tunggu Android anda sampai selesai booting. Kadang proses ini memang memakan waktu cukup lama. Namun ketika booting terlalu lama (anggaplah lebih dari 15 menit), kemungkinan Android anda mengalami bootloop, karena ROM tidak berhasil 100% diinstall. Silahkan cari ROM lain yang tepat untuk Android anda.
Trial and Error adalah hal yang wajar terjadi pada saat menginstall custom ROM untuk Android. Jangan ragu untuk mencoba berbagai ROM yang terbaik menurut anda.
Selamat mencoba icon smile Cara dan Panduan Flashing Custom ROM Android

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls